Peraturan Dalam Permainan Bulu Tangkis

Peraturan Permainan Bulu Tangkis
1. Servis
    Peraturan  melakukan  servis,  dalam  permainan  bulu  tangkis sebagai berikut.
1)  Pada waktu akan servis  shuttlecock  diletakkan  di  depan  badan di bawah garis pinggang.
2)  Raket  yang  dipegang  untuk  servis  harus  dalam  keadaan  miring.
3)  Waktu melakukan servis harus hanya ada satu gerakan raket.
4)  Penerima  atau  receiver  tidak  boleh  memindahkan  kaki  dari lapangan (court) sebelum  shuttlecock  dipukul dengan raket. Servis  yang  tidak  memenuhi  peraturan  yang  berlaku  dinyatakan  suatu  kesalahan  (fault)  oleh  wasit.  Jika  ada  server  melakukan pukulan  servis  salah  (fault)  maka  nilai  diberikan  kepada  pihak  lawan dan pindah servis.
2. Menghitung Angka atau Nilai
    Dalam  permainan  bulu  tangkis  baik  putra  maupun  putri  sistem  penilaiannya  menggunakan  rally  point,  yaitu  dengan  jumlah nilai  setiap  game  21  dan  apabila  terjadi  kedudukan  nilai  20–20 maka disebut deuce atau yus sehingga mencari kemenangan setelah  kedudukan  nilai  20–20  harus  mencari  nilai  selisih  nilai  2 lebih dulu harus diraih.
3. Kombinasi Teknik Dasar Permainan Bulu Tangkis
    Untuk  dapat  meningkatkan  teknik  dalam  permainan  bulu tangkis  diperlukan  latihan  teknik  yang  teratur.  Dalam  latihan  agar lebih  terasa  menyenangkan  sebaiknya  dilakukan  dalam  bentuk permainan.  Berikut  cara  melakukan  bentuk  permainan  dalam  latihan bulu tangkis.

Pengaruh Letak Geografis Indonesia Terhadap Kondisi Alam dan Penduduk

PENGARUH LETAK GEOGRAFIS INDONESIA TERHADAP KONDISI ALAM DAN PENDUDUK
    Pengertian letak geografis adalah letak suatu negara dilihat dari kenyataan di permukaan bumi. Menurut letak geografisunya Indonesia terletak di antara dua benua, yakni Asia dan Australia, dan di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik.
    Letak Indonesia yang diapit dua benua dan berada di antara dua    samudra    berpengaruh  besar  terhadap  keadaan  alam  maupun kehidupan penduduk.
1. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Alam
    Indonesia merupakan negara kepulauan yang merupakan pertemuan dua samudra besar (Samudra Pasifik dan Samudra Hindia) dan diapit daratan luas (Benua Asia dan Australia). Hal itu berpengaruh terhadap kondisi alam.
a. Wilayah  Indonesia  beriklim  laut, sebab merupakan negara kepulauan, sehingga banyak memperoleh pengaruh angin  laut yang mendatangkan banyak hujan.
b. Indonesia memiliki iklim musim, yaitu iklim yang dipengaruhi oleh  angin muson yang berembus setiap 6 bulan sekali berganti arah.  Hal  ini  menyebabkan  musim  kemarau  dan  musim  hujan di Indonesia.
2. Pengaruh Letak Geografis terhadap Keadaan Penduduk
    Karena Indonesia terletak pada posisi silang (cross position) antara dua benua dan dua samudra, maka pengaruhnya bagi kehidupan bangsa Indonesia adalah sebagai berikut.
a. Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan asing, yakni dalam bidang seni, bahasa, peradaban, dan agama.
b. Indonesia terletak di antara negara-negara berkembang, sehingga  memiliki  banyak   mitra  kerja  sama.
c. Lalu lintas perdagangan dan pelayaran di Indonesia cukup ramai,  sehingga  menunjang  perdagangan  di  Indonesia  dan menambah sumber devisa negara.

Atletik

Atletik
    Atletik  berasal  dari  bahasa  Yunani  “athlon”  yang  berarti “kontes”.  Atletik  merupakan  cabang  olahraga  yang  diperlombakan  pada  olimpiade  pertama  pada  776  SM.  Atletik  adalah gabungan  dari  beberapa  jenis  olahraga.  Secara  garis  besar  jenis olahraga  dalam  atletik  dapat  dikelompokkan  menjadi  lari,  lempar, dan lompat.
1. Lari
    Lari  didefinisikan  sebagai  cara  tercepat  bagi  makhluk  hidup (hewan  dan  manusia)  untuk  bergerak  dengan  kaki.  Dalam  istilah olahraga,  lari  diartikan  sebagai  gerakan  tubuh,  di  mana  pada  suatu saat semua kaki tidak menginjak tanah.   Macam macam lari dalam atletik adalah sebagai berikut.
a. Lari  jarak  pendek  (sprint)  :  100  m,  200  m,  400  m,  100  m  ga wang,  200  m  gawang,  400  m  gawang,  4  ×  100  m  estafet,  dan 4  ×  400 m estafet.
b. Lari  jarak  menengah  (middle  distance  run)  :  800  m,  1.500  m, dan 3.000 m.
c. Lari jarak jauh (long distance run) : 5.000 m dan 10.000 m. Lari maraton : 42.195 km.
2. Lompat
    Lompat    adalah  gerakan  mengangkat  kaki  ke  depan  dan  dengan  cepat  menurunkannya. Lompat dalam atletik,  contohnya  lompat jauh, lompat tinggi, lompat tinggi galah, dan lompat jangkit.
3. Lempar/Tolak
    Gerakan  melempar  atau  menolak  tidak  berbeda  dengan  gerakan  melompat  pada  atletik.  Contoh  lempar/tolak  dalam  atletik adalah  lempar  lembing,  lempar  cakram,  tolak  peluru,  dan  lontar martil.

Sarana Prasarana Dalam Permainan Bulu Tangkis

Sarana dan Prasarana
    Sarana  dan  peralatan  yang  dibutuhkan  dalam  permainan  bulu tangkis, antara lain sebagai berikut.
1. Lapangan Bulu Tangkis
    Lapangan bulu  tangkis  yang  sesuai  dengan  peraturan  International Badminton Federation  (IBF) sebagai berikut.
1)  Panjang  lapangan:  13,40  meter  digunakan  untuk  partai  tunggal (single) dan ganda (double).
2)  Lebar  lapangan:  6,10  meter  digunakan  untuk  partai  ganda dan ukuran 5,18 meter digunakan untuk partai tunggal. Ketentuan  lain  bahwa  garis  lapangan  bulu  tangkis  diusahakan yang  berwarna  jelas  dan  mudah  dilihat,  misalnya  warna  putih,  kuning, dan sebagainya.
2. Net atau Jaring 
    Net  atau  jaring  dibuat  dari  tali  yang  halus  berwarna  hijau  tua. Ukuran net sebagai berikut.
a. Panjang net : 610 cm.
b. Lebar net: 76 cm.
c. Pita putih di sisi atas net berukuran 3,8 cm.
3. Tiang net
    Tiang  net  dibuat  dari  bahan  yang  cukup  kuat,  misalnya  besi. Tiang  net  bentuknya  bulat  dengan  jari  tengah  berukuran  3,8  cm. Tiang net dipasang di luar garis samping. Net  dipasang  di  bagian  tengah  lapangan  dengan  ketinggian 1,524 meter.
  Hasil gambar untuk lapangan bulu tangkis
4. Kok (shuttlecock)
    Kok  atau  disebut  shuttlecock  terdiri  atas  kepala  dan  bulu kepala.  Bahan  untuk  membuat  kok  (shuttlecock),  yaitu  gabus yang  berbentuk  setengah  bulatan  yang  dilapisi  dengan  kulit. Pada  gabus  ditancapkan  bulu  unggas  yang  jumlahnya  14  sampai  16  helai.  Garis  tengah  gabus,  yaitu  25–28  mm  garis  tengah diujung  atas  adalah  54–56  mm.  Bulu-bulu  itu  diikat  dengan benang.  Ketinggian  bulu  dari  permukaan  gabus  hingga  permukaan  atas,  yaitu  64–74  mm.  Kok  yang  standart  beratnya  antara 4,73–5,50 gram.
5. Raket
Alat  untuk  memukul  kok  (suttlecock)  dalam  permainan  bulu tangkis  disebut  raket.  Raket  beratnya  kurang  dari  150  gram.  Bahan yang digunakan untuk membuat raket yaitu:
a. Kayu
b. aluminium
c. fiberglas
d. arang (carbonex).

Teknik Dasar Dalam Permainan Bola Voli

Hai Kawan! Dalam artikel kali ini, saya akan membahas tentang tekinik-teknik dasar dalam permainan bola voli dan cara melakukannya. Oke, langsung aja kita bahas teknik-tekniknya. Let's cekidot.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli
    Dalam  permainan  bola  voli,  ada  beberapa  teknik  dasar  yang wajib dikuasai seorang pemain bola voli antara lain  passing  atas,  passing  bawah,  smash, servis, dan  blocking. Teknik dasar dalam permainan bola voli adalah sebagai berikut.
a. Teknik Servis Bawah
Teknik  servis  bawah  dilakukan  dengan  cara  sebagai berikut.
    1)  Sikap tubuh  berdiri,  kaki  membentuk  kuda-kuda  dengan tubuh condong ke depan.
    2)  Salah  satu  tangan  memegang  bola  dan  tangan  yang  lain digunakan  untuk  memukul  bola  dengan  jarijari  tangan dalam keadaan mengepal.
    3)  Bola  sedikit  dilambungkan,  kemudian  bola  dipukul  di bagian  bawah  dengan  ayunan  tangan  dari  belakang  ke depan.
b. Teknik Servis
Teknik  servis  atas  dilakukan  dengan  cara  sebagai  berikut.
    1)  Sikap tubuh berdiri, salah satu tangan memegang bola.
    2)  Bola  dilambungkan,  kemudian  bola  dipukul  dengan jari-jari secara rapat dan sekuat tenaga.
    3)  Pukulan bola diusahakan melewati di atas net.
    4)  Bola  dapat  dipukul  dengan  keras  supaya  membentuk atau bergelombang.
c. Teknik  Passing
Teknik  passing  dilakukan  dengan  dua  cara  sebagai  berikut.
1) Teknik  passing  bawah dengan cara sebagai berikut.
    a)  Sikap  tubuh  berdiri  kangkang  dengan  lutut  sedikit ditekuk.
    b)  Kedua tangan lurus  ke  depan  dengan  jarijari  tangan dikaitkan.
    c)  Pada  waktu  bola dipantulkan  dengan  lengan  diikuti tubuh diangkat ke atas.
    d)  Pandangan mata mengikuti jalannya bola.
2) Teknik  passing  atas dengan cara sebagai berikut.
    a)  Sikap  tubuh  berdiri  kangkang  selebar  bahu  dengan  tubuh sedikit direndahkan.
    b)  Kedua  tangan  diangkat  di  atas  kepala  depan,  tangan dalam  keadaan  sejajar  dengan  jari-jari  tangan  dikembangkan.
    c)  Pada  waktu  bola  datang  dipantulkan  ke  atas  dengan ruas-ruas  jari  tangan  sambil  tubuh  diangkat  ke  atas dan pandangan mata selalu ke arah bola.

Udah tahu kan teknik-tekniknya, Jangan lupa kunjungi artikel yang lainnya di materi sekolah khusus smp ya? Aku tunggu.
Terima kasih telah mengunjungi blog ini, Semoga Bermanfaat.